BE A HISTORY MAKER

CBN STORIES

Bertobat dari Keterikatan Pornografi

Bertobat dari Keterikatan Pornografi

Views : 886 | Fri January 11th, 2019


Daniel sejak kecil sering mengalami bullying oleh teman-temannya dan dijuluki 'bencong' karena sering bergaul dengan teman perempuan. Peristiwa itu membuatnya mengalami luka batin dan ia mulai bertanya-tanya tentang jati dirinya, dan ia sendiri hampir mengira bahwa dirinya bukanlah seorang pria. Selama ini ia sering beribadah ke gereja, tapi tidak pernah belajar dan dimuridkan lebih dalam tentang konsep iman kristen, ironisnya kebiasaan sering menonton video pornografi yang diperankan oleh gay dianggapnya sebagai hal biasa dan bukanlah dosa. Kebiasaan menonton video pornografi ini mengikatnya sampai ia berusia 19 tahun. Ia sudah melawannya, tapi ia sadar melawan dosa tersebut dengan memakai kekuatan diri sendiri tidak membuatnya berhasil lepas dari dosa pornografi.

Suatu saat, ia membaca beberapa artikel yang ada di jawaban.com dan ia mulai memberanikan diri menghubungi layanan konseling CBN “Sahabat 24” melalui chat. Ia bersyukur karena tim konseling sahabat 24 membantu Daniel untuk memahami lebih dalam tentang kebenaran Firman Tuhan dan mengarahkannya ke gereja lokal terdekat dari rumahnya untuk dimuridkan lebih lanjut. Daniel pun mengambil keputusan untuk bertobat, menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat bahkan mau memberi dirinya untuk dibaptis. Saat ini, Daniel sudah bergabung dalam komunitas saudara/saudari seiman di gerejanya dan mulai bertumbuh disana. Sekarang, Daniel berharap iman kerohaniannya makin bertumbuh dan ia bisa lepas dari keterikatan kebiasaan menonton video pornografi dengan anugerah Tuhan.

Melalui website Jawaban.com dan call center Sahabat 24 Daniel mengalami perubahan hidup yang luar biasa. Terima kasih pada Mitra CBN atas segala dukungan yang telah diberikan agar pelayanan CBN dapat terus berjalan memberkati lebih banyak jiwa lagi.

Tag Keyword :
Share this article :

RELATED ARTICLE

POPULAR ARTICLE

Jalan Keluar Menghadapi Masalah Dalam Pernikahan

GET INVOLVED